Widget HTML Atas

Syarat Pinjaman BRI Syariah Jaminan BPKB Motor

Pinjaman BRI Syariah jaminan BPKB motor adalah salah satu jenis pinjaman favorit bagi debitur. Selain prosesnya mudah dan cicilan ringan tanpa riba, taksiran pinjaman juga cukup tinggi yaitu mencapai 15 juta atau sesuai dengan jenis kendaraan bermotor yang akan digadaikan BPKB nya. Nah apa saja sih persyaratan untuk mendapat pinjaman di BRI Syariah dengan jaminan BPKB motor?

Pinjaman BRI Syariah Jaminan BPKB Motor

Tidak semua orang memiliki kemampuan finansial yang sama. Oleh karena itu, BRI Syariah sebagai salah satu anak perusahaan dari bank BRI memberikan kemudahan kepada nasabah dalam hal kredit atau pinjaman.

Salah satu pinjaman BRI Syariah dengan proses mudah dan cepat adalah pinjaman dengan jaminan BPKB motor. Pinjaman ini dapat digunakan untuk kebutuhan konsumtif maupun kebutuhan lain yang mungkin saja bersifat mendadak. Namun, bagi yang tidak memiliki agunan bisa mengajukan KTA BRI Syariah.


 

Nah, apa saja syarat-syarat agar pengajuan pinjaman dengan jaminan BPKB Motor di acc oleh pihak bank BRI Syariah?

Syarat Pinjaman BRI Syariah Jaminan BPKB Motor

Calon nasabah harus mengetahui syarat dan ketentuan sebelum melakukan pengajuan pinjaman, antara lain :

Ketentuan Pinjaman Dengan Jaminan BPKB Motor

  • Memiliki penghasilan tetap yang dapat dijadikan sebagai acuan cicilan pinjaman
  • Calon nasabah minimal berusia 21 tahun (bagi yang sudah menikah minimal 18 tahun)
  • Calon nasabah maksimal berusia maksimal 60 tahun saat pelunasan pinjaman 
  • Usia motor yang dijadikan jaminan maksimal 9 tahun dan telah lunas (sudah tidak berstatus kredit)

Dokumen Persyaratan yang harus dipenuhi

  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Foto barang jaminan (sepeda motor) beserta dokumen sah kepemilikan (STNK & BPKB)
  • STNK dan BPKB asli
  • Fotokopi slip gaji atau surat keterangan memiliki usaha/kerja

Proses Pengajuan Pinjaman 

Setelah memenuhi persyaratan di atas, maksimal 3 hari kerja pihak bank akan menghubungi calon nasabah. Selanjutnya pihak bank akan melakukan survey ke lokasi calon nasabah untuk melihat kondisi motor yang BPKB nya akan digadaikan.

Setelah melalui proses tersebut, biasanya pengajuan pinjaman akan disetujui dengan jumlah nominal sesuai dengan taksiran pada saat survey. Calon nasabah selanjutnya akan mendapatkan pinjaman melalui rekening yang sudah terdaftar di BRI Syariah pada saat pengajuan.

Contoh Cicilan Bulanan Pinjaman BRI Syariah dengan Agunan BPKB Motor

Setelah pengajuan pinjaman disetujui, selanjutnya kewajiban nasabah adalah membayar cicilan sesuai dengan perjanjian di awal. Cicilan bulanan tersebut besarnya sesuai dengan kesepakatan dengan pihak bank. Jangka waktu pelunasan bervariasi, antara 12 bulan, 24 bulan, 36 bulan dan 48 bulan.

Nah, berikut ini adalah contoh cicilan dengan pinjaman Rp 10.000.000

  • Pinjaman dengan jangka waktu 12 bulan : Rp 698.000/bulan
  • Pinjaman dengan jangka waktu 24 bulan : Rp 370.000/bulan
  • Pinjaman dengan jangka waktu 36 bulan : Rp 263.000/bulan
  • Pinjaman dengan jangka waktu 48 bulan : Rp 211.000/bulan

Tips Menggadaikan BPKB Motor Untuk Mendapatkan Pinjaman dari Bank

Sebelum memutuskan untuk menggadaikan BPKB motor untuk mendapatkan pinjaman, alangkah baiknya calon debitur mencari informasi mengenai tempat gadai tersebut. Ini penting karena menggadaikan BPKB motor cukup beresiko karena bisa saja BPKB hilang di tempat gadai.

Oleh karena itu memilih Bank atau tempat gadai BPKB terpercaya adalah hal yang wajib dilakukan oleh calon debitur.

Pilih Perusahaan Gadai (Bank) Terpercaya

Di luar sana banyak perusahaan yang bergerak di bidang simpan pinjam menawarkan pinjaman dengan jaminan BPKB motor. Anda harus berhati-hati karena bisa saja perusahaan tersebut belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tugas calon nasabah adalah mengecek perusahaan tersebut apakah sudah terdaftar di OJK atau belum.

Membayar Cicilan Tepat Waktu

Kewajiban debitur adalah membayar cicilan tepat waktu sesuai dengan ketentuan. Jika kredit macet otomatis motor akan disita oleh bank untuk menutup hutang.

Memilih Pinjaman Bank Dengan Cicilan Ringan

Setiap bank atau perusahaan jasa keuangan memiliki cara tersendiri untuk menentukan cicilan. Untuk itu calon debitur harus membandingkan besaran cicilan antara bank yang satu dengan lainnya. Khusus untuk BRI syariah, penentuan cicilan bukan berdasarkan bunga karena itu menyalahi aturan. Oleh karena itu BRI Syariah menggunakan sistem akad mudharabah.

Ketahui Syarat dan Ketentuan Pinjaman

Ini penting karena jika tidak memenuhi syarat dan ketentuan pengajuan pinjaman, maka permintaan akan ditolak. Setiap bank/perusahaan jasa keuangan memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda antara yang satu dengan lainnya. 

Nah, khusus debitur yang menginginkan pinjaman dengan nominal cukup banyak, pinjaman BRI Syariah dengan jaminan sertifikat rumah bisa menjadi solusinya.

Kesimpulan

Pada dasarnya syarat pinjaman BRI Syariah dengan jaminan BPKB motor sangatlah mudah. Begitu juga dengan cicilannya yang cukup ringan dan tanpa riba karena menggunakan sistem akan mudharabah sesuai dengan ajaran agama islam.

Intinya untuk mendapatkan pinjaman di bank BRI Syariah dengan jaminan BPKB motor, calon debitur harus memenuhi syarat dan ketentuan yang ada. Diantaranya adalah usia motor maksimal 9 tahun dan sudah lunas (bukan kredit).

Untuk dokumen pendukung diantaranya adalah fotokopi KTP, KK, STNK, dan BPKB asli sebagai jaminan. Dokumen lain yang tidak kalah penting adalah slip gaji atau surat keterangan usaha sebagai bukti bahwa calon debitur sanggup untuk membayar cicilan.

Sedikit informasi saja bahwa selain pinjaman BRI Syariah, KUR BRI juga bisa menjadi solusi bagi siapa saja yang sedang mencari dana tambahan untuk usaha. Selain cicilan hanya 6% setahun, di masa pandemi juga terdapat keringanan lain dari pihak BRI.

Demikianlah informasi mengenai syarat dan ketentuan pinjaman BRI Syariah dengan jaminan BPKB motor, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar untuk "Syarat Pinjaman BRI Syariah Jaminan BPKB Motor"