Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Syarat Pengajuan KUR BRI 2021 Rp 50 Juta - Rp 500 Juta

Syarat Pengajuan KUR BRI 2021 sebenarnya sangat mudah jika uang hasil pinjaman benar-benar digunakan untuk pengembangan usaha. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya tempat usaha ril saat tim survey datang ke lokasi.

BRI memiliki 3 produk pinjaman KUR, yaitu KUR Mikro, KUR Ritel, dan KUR TKI. Umumnya, jenis KUR Mikro dan KUR Ritel yang sering diajukan oleh nasabah. 

Syarat KUR BRI

KUR Mikro ditujukan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dengan plafon maksimal Rp 50 juta dan bahkan bisa tanpa agunan. Sedangkan KUR Ritel ditujukan bagi usaha skala besar dengan plafon mulai dari Rp 50 juta sampai dengan Rp 500 juta. Tentunya untuk mengajukan KUR ini, nasabah perlu mengajukan agunan berupa sertifikat atau BPKB mobil.

Syarat Pengajuan KUR BRI 2021

Agar lebih jelas, berikut ini adalah perbedaan antara KUR Mikro, Ritel dan KUR TKI.

Syarat KUR Mikro BRI

  • Calon debitur memiliki usaha produktif sehingga layak untuk mendapatkan pinjaman
  • Memiliki usaha yang aktif minimal 6 bulan saat pengajuan
  • Tidak memiliki tanggungan pinjaman kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan, Kartu Kredit
  • Melengkapi persyaratan administrasi berupa Identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha
Syarat KUR Mikro BRI

Ketentuan Umum Pengajuan KUR Mikro BRI :

  • Batas plafon KUR BRI yang diterima per debitur adalah maksimal Rp 50 juta (update per Januari 2021)
  • Ada 2 jenis kredit KUR mikro yang bisa diambil, yaitu Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu tenor maksimal 3 tahun dan Kredit Investasi dengan jangka waktu tenor maksimal 5 tahun per debitur.
  • Suku bunga KUR efektif hanya 6% per tahun atau setara dengan 0,41% flat/bulan
  • Tidak ada biaya administrasi dan provisi

Syarat KUR BRI Ritel

  • Memiliki usaha produktif dan layak untuk menerima pinjaman
  • Tidak memiliki tanggungan kredit dari perbankan kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan, Kartu Kredit
  • Memiliki usaha yang aktif minimal 6 bulan saat pengajuan
  • Memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha lainnya yang dapat dipersamakan
  • Melengkapi persyaratan administrasi seperti KTP dan KK
  • Mengajukan agunan/jaminan sesuai ketentuan, seperti sertifikat tanah atau BPKB kendaraan bermotor
  • Mengisi formulir KUR dengan lengkap
Syarat KUR BRI Ritel

Ketentuan Umum Pengajuan KUR Ritel BRI :

  • Plafon kredit yang bisa diterima oleh debitur antara Rp 50 juta hingga Rp 500 juta
  • Jenis kredit yang bisa diambil ada 2 macam, yaitu Kredit Modal Kerja (KMK) dengan jangka waktu tenor maksimal 4 tahun, dan Kredit Investasi(KI) dengan jangka waktu tenor maksimal 5 tahun.
  • Suku bunga efektif hanya 6% sesuai kebijakan terbaru
  • Tidak ada biaya administrasi dan provisi

Syarat KUR BRI TKI

  • Individu atau perorangan calon TKI yang akan berangkat bekerja ke negara penempatan.
  • Melengkapi persyaratan administrasi berupa KTP, Kartu Keluarga, Perjanjian kerja dengan pengguna jasa, dan Perjanjian penempatan
  • Paspor
  • Visa
  • Persyaratan lainnya sesuai ketentuan yang berlaku
Syarat KUR BRI TKI


Ketentuan Umum Pengajuan KUR TKI :

  • Batas plafon kredit yang diterima maksimal 50 juta/debitur pada tahun 2021
  • Suku bunga 6% per tahun berlaku tahun 2021
  • Jangka waktu pelunasan kredit maksimal 3 tahun atau sesuai dengan kontrak
  • Pinjaman hanya berlaku untuk TKI dengan tujuan penempatan kerja di Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei Darussalam, Jepang, Korea Selatan dan Malaysia
  • Tidak ada biaya provisi dan administrasi

Cara Mengajukan KUR BRI

Setelah memahami syarat pengajuan KUR BRI, kini saatnya untuk mengetahui bagaimana cara mengajukan KUR BRI agar disetujui.

1. Pertama, calon debitur datang ke salah satu kantor cabang BRI terdekat
2. Calon debitur mengisi formulir KUR BRI dan menyerahkan berkas-berkas yang diperlukan sebagai syarat pengajuan KUR BRI, salah satunya adalah surat keterangan usaha untuk kur bri
3. Selanjutnya calon debitur menyerahkan agunan atau jaminan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, misalnya sertifikat tanah, sertifikat rumah, BPKB Mobil, dan lain-lain
4. Setelah semua proses daftar KUR BRI selesai berikut dengan persyaratannya, selanjutnya pihak bank akan melakukan survei uji kelayakan ke tempat usaha. Jika memenuhi uji kelayakan, pihak BRI akan menyetujui dan memberikan pinjaman dana.
5. Setelah survey disetujui, maka calon debitur harus menandatangani kontrak perjanjian kredit pinjaman BRI 
6. Pencairan dana pinjaman BRI akan dikirim langsung ke rekening debitur
7. Setiap bulan debitur diwajibkan membayarkan angsuran BRI dengan jumlah pokok angsuran dan bunga yang telah disepakati saat perjanjian kontrak

Pertanyaannya adalah Berapa lama proses pencairan KUR BRI 2021?

Umumnya proses pencairan akan diproses antara 7-14 hari kerja sejak survei dilaksanakan oleh BRI.

Cara Mengajukan KUR BRI Lewat Mantri

Tugas Mantri BRI (KUR) adalah mencari debitur KUR, melakukan survey, dan sekaligus menganalisa serta merekomendasikan calon debitur kepada pimpinan. Oleh karena itu seorang mantri harus benar-benar mampu melakukan sosialisasi produk KUR kepada masyarakat secara luas. 

Saat ini mantri KUR juga  melakukan penawaran produk KUR melalui media sosial agar mudah dijangkau oleh nasabah. Proses pinjamnya sebenarnya hampir sama, yaitu nasabah mengisi formulir yang diberikan oleh mantri kemudian proses survey dan pencairan sama dengan pengajuan secara mandiri. Jadi, pada intinya matri KUR sebatas melakukan jemput bola kepada nasabah agar target KUR tercapai.

Tips Mengajukan KUR BRI Agar Disetujui

1. Tujuan Kredit jelas, yakni untuk usaha

Pinjaman KUR BRI harus digunakan untuk modal usaha, bukan untuk kegiatan lain yang bersifat konsumtif. Jika tujuan kredit tidak jelas, dapat dipastikan usulan kredit Anda ditolak.

2. Memiliki usaha aktif minimal sudah berjalan selama 6 bulan

Seperti yang sudah dijelaskan pada syarat pengajuan KUR BRI diatas, bahwa setiap calon debitur harus memiliki usaha yang sudah berjalan aktif minimal 6 bulan.

3. Tidak memiliki tanggungan kredit usaha di tempat lain

Jika sedang memiliki tanggungan kredit dari bank lain juga otomatis akan ditolak jika ketahuan, kecuali kredit konsumtif seperti kredit motor atau mobil, KKB, kartu kredit, dan KPR.

4. Direkomendasikan memiliki izin usaha

Dengan memiliki izin usaha bisa dipastikan usulan kredit Anda akan disetujui. Izin usaha sifatnya penting sebagai bukti calon debitur memang memiliki usaha dan bukan merupakan usaha orang lain atau bahkan usaha fiktif.

5. Memiliki jaminan atau agunan untuk KUR Ritel

Tidak harus berupa sertifikat tanah maupun rumah, namun BPKB kendaraan bermotor diterima oleh pihak BRI. Namun, untuk KUR mikro debitur tidak perlu melampirkan agunan karena plafon yang diterima relatif kecil.

6. Ada aktivitas usaha

Dengan adanya aktivitas usaha, kemungkinan disetujui lebih besar karena saat survei lokasi pihak bank akan melakukan analisis lebih mendalam mengenai usaha Anda. 

Jika Anda adalah seorang pengusaha ternak sapi, maka setidaknya Anda harus memiliki beberapa ekor sapi yang berada di kandang. Saat survei, pihak penyurvei akan melakukan wawancara kepada Anda sebagai calon debitur mengenai usaha yang dijalankan.

7. Melampirkan dokumen persyaratan yang masih berlaku

Pihak bank biasanya akan menolak jika dokumen seperti KTP/KK ternyata sudah tidak berlaku

8. Selalu kooperatif dan komunikatif dengan petugas Bank

Agar mendapat simpati dari Bank, Anda harus komunikatif dan kooperatif dalam menyampaikan pendapat maupun menjawab pertanyaan.

Bunga Tambahan KUR BRI Selama Pandemi

Sesuai dengan Permenko no. 08 tahun 2020 tentang perlakuan khusus bagi penerima KUR yang terdampak pandemi, pemerintah telah memberikan subsidi suku bunga dengan rincian sebagai berikut :
Pelaku UMKM mengalami penurunan pendapatan akibat dari pandemi
Usaha yang dijalankan oleh UMKM terdampak langsung oleh pandemi
Riwayat cicilan bagus

Jika ketiga poin tersebut terpenuhi, maka stimulus akan dicairkan ke rekening debitur sebagai dana cadangan pembayaran bunga pinjaman KUR.

Keunggulan KUR BRI

Sebagai salah satu lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat, KUR Bank BRI memiliki memiliki beberapa keunggulan, diantaranya :

1. Dana Kur Bank BRI terbesar diantara lembaga penyalur lainnya

Pada tahun 2020, BRI menargetkan penyaluran dana KUR sebesar Rp 120 triliun dari total Rp 190 triliun yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan target tersebut berarti BRI mengambil 60% dari jatah yang dialokasikan pemerintah. Ini angka yang besar mengingat jumlah lembaga penyalur KUR mencapai 45 unit.
 
Seperti yang disebutkan di atas, plafin KUR juga meningkat dari Rp 220 triliun di tahun 2020 menjadi 253 triliun di tahun 

Dengan demikian kesempatan peminjaman modal usaha oleh debitur KUR akan semakin bertambah pada program Kredit Usaha Rakyat BRI.

2. Tempat pengajuan KUR BRI tersebar di seluruh Indonesia

Salah satu keunggulan Bank BRI adalah banyaknya kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi pinjaman BRI seperti syarat KUR, tabel angsuran, bunga dan program BRI lainnya.

Itulah salah satu alasan mengapa BRI sukses dalam penyaluran program Kredit Usaha Rakyat dibandingkan dengan lembaga penyalur lainnya.

3. Suku bunga rendah hanya 6% per tahun

Suku bunga KUR BRI per 1 Januari 2020 mengalami penurunan dari 7% menjadi 6%. Dengan penurunan bunga sebesar 1% tersebut sedikit meringankan cicilan debitur untuk memperoleh pinjaman modal kerja dan investasi daripada tahun sebelumnya. Penuruan bunga ini juga berlaku di tahun 2021.

Jadi, pada dasarnya Pemerintah memberikan subsidi pada suku bunga KUR, sehingga sebagian bunga kredit KUR dibayar oleh Pemerintah.

4. Penyalur Kredit Usaha Rakyat Terlengkap

Dengan 3 jenis program KUR, Bank BRI menjadi satu-satunya penyalur KUR terlengkap di Indonesia. 3 jenis KUR tersebut, yaitu Kur Mikro, Kur Ritel dan KUR TKI.

Kur Mikro BRI memberikan kredit modal kerja dan atau investasi kepada debitur yang memiliki usaha produktif dan layak dengan plafon mencapai Rp 25 juta/debitur.  Dan kabar baiknya untuk saat ini plafon ditingkatkan hingga Rp 50 juta per debitur.

Sedikit berbeda dengan KUR Mikro, Kur Ritel bisa memberikan modal kerja antara Rp 25 juta hingga Rp 500 juta per debitur.

Sedangkan KUR TKI dikhususkan kepada calon TKI untuk biaya keberangkatan ke negara penempatan dengan plafon mencapai Rp 25 juta/debitur atau bahkan Rp 50 juta.

5. Syarat dan Proses Pengajuan KUR Mudah

BRI memberikan kemudahan dalam pengajuan kur, salah satu syaratnya debitur harus memiliki usaha produktif minimal 6 bulan terhitung saat pengajuan. 

Namun, dari masing-masing jenis KUR memiliki syarat dan ketentuan berbeda. Untuk itu debitur harus menanyakan langsung kepada customer service BRI.

Pada intinya BRI tidak memberikan syarat dan ketentuan yang memberatkan calon debitur. Terbukti banyak nasabah yang mendapat persetujuan pinjaman KUR BRI.

6. Cara pembayaran KUR BRI mudah

Bagi nasabah yang akan membayarkan cicilan KUR BRI tidak perlu bingung. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu melalui setoran tunai via teller BRI maupun lewat ATM sehingga tidak perlu mengantri lebih lama.

7. Memiliki SDM Profesional

Selain sebagai satu-satunya bank yang memiliki satelit sendiri, BRI juga memiliki SDM yang dapat diandalkan. Terbukti dari kinerja para staf yang dengan sepenuh hati melayani nasabah atau debitur dengan loyalitas tinggi.

Pertanyaan KUR BRI 2021

1. Apa itu KUR?

KUR adalah program pemerintah dalam memberikan kredit dengan bunga sangat terjangkau untuk usaha. Tujuan KUR adalah memberikan akses kredit, inklusi keuangan, kepada pengusaha kecil dan menengah yang selama ini tidak bisa mengambil kredit ke bank.

2. Apa itu KUR BRI?

KUR BRI adalah pinjaman kredit modal kerja atau investasi yang diberikan kepada debitur dengan nominal antara Rp 50 juta sampai Rp 500 juta. Ada juga yang dikhususkan untuk modal pemberangkatan TKI.

3. Berapa Bunga KUR BRI?

Tahun 2021 bunga yang dibebankan kepada debitur sebesar 6% per tahun. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi bank BRI terdekat

4. Berapa Dana KUR BRI?

Pada tahun 2021 BRI mendapat alokasi dana sebesar Rp 253 triliun, dan merupakan penyalur dana terbesar daripada lembaga penyalur lainnya

5. Apakah Ada Tabel KUR BRI 2021?

Tabel angsuran kur BRI 2021 dapat Anda lihat pada artikel tabel kur bri 2021

6. Apa Persyaratan KUR BRI?

Agar kredit disetujui, calon debitur harus memenuhi persyaratan seperti : memiliki usaha produktif dan layak  dengan minimal sudah berjalan selama 6 bulan, tidak memiliki tanggungan pinjaman kredit dari lembaga lain, dan melengkapi persyaratan administrasi.

7. Adakah KUR BRI Tanpa Jaminan?

Ada dua jenis agunan KUR, yaitu usaha yang dibiayai dan agunan tambahan. Namun, khusus untuk KUR Mikro tidak harus memberikan jaminan tambahan kepada bank.

8. Cara Menghitung Angsuran KUR?

Calon debitur dapat menghitung angsuran KUR melalui tabel angsuran KUR BRI yang terdapat pada brosur

9. Apakah ada KUR BRI Online?

Mulai tahun 2021 KUR BRI Online sudah dapat dilakukan melalui halaman : https://kur.bri.co.id/

10. Apakah Pinjaman KUR BRI ada Asuransinya?

Jika nasabah KUR BRI meninggal dunia , maka tidak Ada asuransinya. Ahli waris wajib melunasi pinjaman KUR tersebut.

11. Kapan KUR BRI 2021 dibuka?

Per 1 Januari 2021 KUR BRI telah dibuka dengan bunga 6%. Penyaluran tidak dilakukan secara serentak. Untuk itu calon nasabah dapat menghubungi unit BRI terdekat.

12. Berapa Cicilan KUR BRI

Cicilan KUR BRI disesuaikan dengan plafon serta jangka waktu yang diambil oleh debitur. Semakin lama jangka waktu cicilan, semakin ringan pula cicilannya. Agar lebih jelas dapat melihat tabel KUR BRI di atas

13. Berapa lama pencairan KUR BRI setelah survey?

Umumnya 7-14 hari kerja setelah pihak BRI melakukan survey ke tempat usaha calon debitur.

Kesimpulan

Pada dasarnya syarat pengajuan KUR BRI itu tergantung dari jenis KUR yang akan diambil. Terdapat 2 jenis KUR BRI yang umum diambil oleh nasabah, yaitu KUR Mikro dan KUR Ritel. KUR Mikro ditujukan kepada pelaku UMKM dengan plafon maksimal Rp 50 juta dan tanpa agunan. Sedangkan KUR Ritel ditujukan kepada usaha skala besar dengan plafon antara Rp 50 juta hingga 500 juta dan wajib memberikan agunan berupa sertifikat atau BPKB mobil.

Demikian informasi mengenai Syarat Pengajuan KUR BRI Rp 50 Juta - Rp 500 Juta, semoga bermanfaat.

6 komentar untuk "Syarat Pengajuan KUR BRI 2021 Rp 50 Juta - Rp 500 Juta"

  1. Bagaimana saya untuk mengajukan kur dan harus berhubungan dengan marketingnya atau ke kantornya

    BalasHapus
  2. Saya pingin top up, baru 7 bulan,ngambil 2 thun bisa engga

    BalasHapus
    Balasan
    1. silahkan diskusikan dengan bank BRI yang bersangkutan

      Hapus
  3. Sebelum nya 250 juta,sekarang pingin 500 juta,bisa engga

    BalasHapus
    Balasan
    1. jika pembayaran sebelumnya lancar, kemungkinan bisa

      Hapus