Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Syarat Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan (KTA BRI Syariah)

Syarat Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan  - KTA BRI Syariah adalah salah satu pinjaman yang diberikan kepada nasabah tanpa harus memberikan agunan atau jaminan kepada bank, dimana prinsip yang digunakan berlandaskan hukum islam atau sistem syariah. Dengan sistem ini diyakini tidak ada unsur riba di dalamnya. 

Selain tidak terdapat bunga pada pinjaman BRI Syariah, syarat untuk mendapatkan pinjaman KTA BRI Syariah juga cukup mudah asalkan calon nasabah merupakan karyawan yang bekerja pada suatu perusahaan, dimana perusahaan tersebut telah bekerja sama dengan bank BRI Syariah dalam sistem penggajiannya.

Kabar baiknya, limit kredit yang diberikan oleh BRI Syariah berkisar antara Rp 5 hingga Rp 25 juta untuk setiap nasabahnya, bahkan ada yang mencapai 200 juta. Agar lebih jelas mengenai apa saja syarat pinjaman BRI Syariah tanpa agunan, baca sampai habis ulasan berikut ini ya..

 

Syarat Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan (KTA BRI Syariah)


Pinjaman BRI Syariah (KTA BRI Syariah)

Sebagai bank yang mengedepankan sistem syariah, BRI Syariah memiliki keunggulan dibandingkan dengan bank lain yang ada di Indonesia. Namun, sayangnya pinjaman KTA yang diberikan hanya berlaku bagi karyawan yang bekerja di bawah perusahaan yang telah bekerja sama dengan bank BRI Syariah ini.

Nah, apa saja kelebihan atau keunggulan pinjaman BRI Syariah?

1. Tidak ada agunan atau jaminan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa dalam proses kredit KTA melalui BRI Syariah tidak ada jaminan ataupun agunan yang harus diberikan oleh nasabah kepada bank. 

Namun, dengan syarat nasabah bekerja di perusahaan yang telah bekerja sama dengan BRI Syariah. Hal ini ditandai dengan adanya Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO). Dengan kata lain PKO dijadikan jaminan dalam proses kredit KTA di bank BRI Syariah.

Bagi calon debitur yang ingin mendapatkan pinjaman dengan sistem gadai, juga bisa melakukan pengajuan pinjaman BRI Syariah jaminan BPKB Motor.

2. KTA BRI Syariah menggunakan akad murabahah (pinjam-meminjam)

Bagi umat muslim meminjam uang di bank adalah suatu bentuk praktik riba karena terdapat bunga di dalamnya. Namun, dengan adanya akad murabahah yang digunakan dalam proses KTA BRI Syariah, maka pinjaman tersebut dirasa cocok bagi umat muslim karena di dalam akad tersebut terdapat kesepakatan yang berlandaskan sistem dan prinsip pinjam meminjam antara nasabah dan pihak bank.

Nasabah juga tidak perlu khawatir mengenai aliran dana yang ada di dalam BRI syariah karena bank menjamin sistem pengelolaan aman dan terhindar dari hal-hal yang kurang pantas.

3. Tidak ada aturan dalam penggunaan pinjaman

Dalam pinjaman KTA BRI Syariah tidak ada ketentuan yang mengatur mengenai penggunaan pinjaman seperti cicilan rumah, investasi atau lainnya. Nasabah memiliki kebebasan dalam menggunakan pinjamannya. Pinjaman KTA dapat digunakan untuk kebutuhan konsumtif seperti biaya pendidikan anak, pernikahan, biaya perbaikan rumah, dan lain-lain.

Syarat Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan (KTA BRI Syariah)

Setelah memahami apa itu pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan beserta kelebihannya, sekarang mari kita pahami apa saja syarat-syarat yang harus dipenuhi agar pengajuan pinjaman KTA BRI Syariah disetujui oleh pihak bank.

Syarat-syarat dalam pengajuan pinjaman harus diketahui dan dipenuhi oleh calon nasabah agar dana yang diminta dapat dicairkan sehingga dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Syarat Pengajuan KTA BRI Syariah

  •  Berstatus Karyawan Perusahaan

Sekali lagi ditekankan bahwa yang berhak untuk mendapatkan KTA ini adalah karyawan yang bekerja di bawah perusahaan yang telah bekerjasama dalam bentuk Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) dengan BRI Syariah. Yang bersangkutan minimal telah bekerja 2 tahun di perusahaan tersebut.

Perlu diketahui juga bahwa karyawan yang akan meminjam KTA harus memiliki rekening BRI Syariah dimana gaji bulanannya juga diberikan melalui rekening tersebut atau istilahnya adalah sistem payroll. Pembayaran gaji melalui sistem payroll dibayarkan secara otomatis kepada rekening karyawan melalui kerjasama antara BRI Syariah dengan perusahaan.

  • Usia minimal 21 tahun dan maksimal 65 tahun

Calon nasabah setidaknya telah berusia 21 tahun dan maksimal 65 tahun saat pembiayaan terakhir. Namun, bagi calon nasabah yang telah menikah dapat mengajukan pinjaman KTA BRI Syariah meskipun usia masih 18 tahun.

  • Melampirkan dokumen berupa KTP/Buku Nikah/KK

Dalam proses pengajuan KTA BRI Syariah, calon nasabah harus melampirkan dokumen pendukung. Dokumen pendukung tersebut berbeda antara yang sudah menikah dan belum menikah.

- Syarat pengajuan KTA BRI Syariah bagi yang sudah menikah

  • KTP
  • KK
  • Fotokopi buku nikah
  • Memiliki rekening BRI Syariah
  • Syarat lain yang diminta oleh bank

- Syarat pengajuan KTA BRI Syariah bagi yang sudah menikah

  • KTP
  • Memiliki rekening BRI Syariah
  • Syarat lain yang diminta oleh bank 
  • Lolos BI Checking

Jika nasabah belum pernah tersandung kasus dengan pinjaman dari perbankan lain, dipastikan lolos BI Checking.

Tabel Pinjaman BRI Syariah 2021

Agar lebih jelas berikut ini kami lampirkan tabel pinjaman BRI Syariah tahun 2020 yang dapat dijadikan acuan sebelum mengajukan pinjaman ke bank.

Tabel Angsuran BRI Syariah Rp 5 juta - Rp 25 juta

Syarat Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan

Tabel Angsuran BRI Syariah Rp 26 juta - Rp 200 juta

Syarat Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan

Penutup 

Pada dasarnya KTA BRI Syariah hanya berlaku bagi karyawan yang bekerja di perusahaan yang telah bekerja sama dengan pihak BRI Syariah itu sendiri. Jadi, yang dijadikan agunan adalah Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) antara perusahaan dengan BRI Syariah.

Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan menggunakan akad murabahah, yaitu kesepakatan yang berlandaskan sistem dan prinsip pinjam meminjam antara nasabah dan pihak bank. Jadi tidak ada riba dalam sistem ini.

Mengenai syarat pengajuan KTA BRI Syariah selain berstatus karyawan yang telah bekerja minimal selama 2 tahun, nasabah juga harus berusia 21 tahun dan minimal 18 tahun jika sudah menikah. Untuk maksimal usia yang diperbolehkan untuk mengajukan KTA adalah 65 tahun saat pembiayaan terakhir.

Syarat berikutnya adalah melampirkan dokumen pendukung seperti KTP, KK, Fotokopi buku nikah dan beberapa administrasi lain yang diminta oleh pihak bank. Terakhir, calon nasabah harus lolos BI Checking karena ini penting guna proses disetujuinya pengajuan pinjaman.

Demikian penjelasan mengenai syarat pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan, semoga informasi ini bermanfaat bagi siapa saja yang sedang mencari info seputar perbankan. Terima kasih.

Posting Komentar untuk "Syarat Pinjaman BRI Syariah Tanpa Agunan (KTA BRI Syariah)"