Widget HTML Atas

7 Syarat Top Up Pinjaman KUR BRI

Ada 7 syarat top up pinjaman KUR BRI yang berhasil kami rangkum. Dari ketujuh syarat ini tentu syarat utamanya adalah angsuran debitur harus lancar dan dana top up digunakan untuk tambahan modal. Kabar baiknya, minimal pinjaman KUR BRI yang dapat diajukan oleh calon debitur mencapai Rp 50 juta. Cukup besar bukan untuk pengembangan usaha?

Lebih jelasnya baca informasi berikut ini !

Top up pinjaman KUR BRI atau yang dikenal dengan istilah suplesi adalah fasilitas tambahan kredit yang dilakukan oleh debitur, sementara pinjaman sebelumnya belum lunas.

Ilustrasinya begini. Misalnya Anda memiliki hutang di BRI sebesar Rp 20 juta. Kemudian setelah berjalan selama 6 bulan, Anda membutuhkan pinjaman lagi sebesar Rp 7 juta sebagai tambahan modal tanpa melunasi pinjaman sebelumnya. Nah, itulah yang dimaksud dengan top up atau suplesi KUR BRI.

Syarat Top Up Pinjaman KUR BRI

Perlu diketahui juga bahwa cara memperpanjang pinjaman atau di bank BRI, BNI, Mandiri dan bank-bank lainnya untuk jenis pinjaman KUR syaratnya hampir sama. Lebih jelasnya baca informasi berikut ini !

Syarat Top Up Pinjaman KUR BRI

Pada dasarnya ada 2 jenis top up pinjaman bank, yaitu Fresh Money dan New Plafond. Apa perbedaan dari 2 jenis top up kredit bank ini? 

Sebelumnya bagi Anda yang belum pernah mengajukan pinjaman, silahkan baca dulu syarat pengajuan KUR BRI yang bisa dipilih oleh petani atau UMKM dengan lama pencairan 14 hari kerja.

Pinjaman Fresh Money

Pinjaman Fresh Money adalah jenis pinjaman bersih yang diterima debitur setelah dikurangi sisa pinjaman yang berjalan. Pinjaman ini juga dikenal dengan top up pemisahan.
Jadi lebih gampangnya adalah begini. Debitur akan menerima dana segar (fresh money) tanpa harus melunasi hutang sebelumnya. Dana tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya.

Sebagai contoh :


Pak Agus memiliki hutang di bank sebesar Rp 50 juta. Beberapa bulan kemudian beliau melakukan top up pinjaman sebesar Rp 10 juta yang akan digunakan untuk keperluan renovasi rumah. Jadi dengan 2 jenis pinjaman tersebut, Pak Agus akan mendapatkan fasilitas pinjaman berbeda dengan angsuran yang berbeda pula. Namun, agar lebih mudah tanggal angsuran jatuh tempo dibuat sama.

Pinjaman New Plafond

Pinjaman New Plafond adalah jumlah pinjaman yang diajukan oleh debitur sebelum dipotong dengan sisa pinjaman yang yang berjalan. Pinjaman ini sering disebut sebagai top up pinjaman penggabungan.

Dengan kasus ilustrasi Pak Agus diatas, pinjaman lama akan dilunasi atau ditutup dengan plafon baru. Akan tetapi angsuran masih tetap satu dengan jumlah angsuran yang semakin besar. Nah, istilah yang lebih tepat untuk jenis top up pinjaman ini adalah gali lubang tutup lubang.

Jadi, untuk top up pinjaman KUR bisa menggunakan jenis pinjaman fresh money.

7 Syarat top Up Pinjaman KUR BRI :

  • Pinjaman sudah berjalan minimal 6 bulan angsuran dan tidak dapat dipercepat
  • Angsuran harus tepat waktu, karena akan dijadikan penilaian oleh mantri
  • Tidak memiliki pinjaman modal kerja di bank BRI ataupun bank lain
  • Top up pinjaman benar-benar digunakan untuk tambahan modal, bukan untuk keperluan konsumtif lain
  • Menyerahkan agunan tambahan jika jumlah top up besar
  • Memperbaharui dokumen pendukung jika diperlukan
  • Sebelum melakukan pelunasan alangkah baiknya untuk menghubungi petugas yang menangani KUR agar pelunasan baru berkasnya diproses
Nah, khusus bagi yang memiliki pinjaman KUPEDES BRI (Kredit Umum Pedesaan), Anda juga bisa melakukan top up pinjaman dengan beberapa syarat yang hampir sama seperti KUR BRI di atas. Berikut ini adalah beberapa persyaratan harus harus dipenuhi oleh debitur KUPEDES BRI.

Syarat Top Up Pinjaman KUPEDES BRI

Ada banyak jenis pinjaman BRI yang bisa dipilih oleh nasabah, salah satunya adalah Kupedes BRI atau Kredit Umum Pedesaan yang merupakan produk pinjaman untuk mendukung usaha masyarakat pedesaan.

Bagi yang sudah memiliki pinjaman Kupedes, namun ingin melakukan penambahan pinjaman (top up), berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan :
  • Debitur tidak perlu melakukan pelunasan pinjaman, karena ketika dana cair akan dipotong secara otomatis oleh sistem
  • Tidak ada penambahan berkas persyaratan kecuali plafond yang diajukan lebih besar
  • Pinjaman sudah diangsur minimal 6 bulan dengan riwayat angsuran lancar
  • Top up digunakan untuk pengembangan usaha
  • Tidak memiliki pinjaman di bank lain
  • Top up akan ditambahkan setelah dikurangi outstanding

Kesimpulan

Top up pinjaman KUR BRI bisa dilakukan debitur dengan cara memilih jenis pinjaman fresh money atau top up pemisahan, yaitu jenis pinjaman bersih yang diterima debitur setelah dikurangi sisa pinjaman yang berjalan. Dengan cara ini top up KUR bisa dilakukan oleh debitur.

Demikianlah informasi singkat mengenai cara syarat top up pinjaman KUR BRI tahun 2021, semoga bermanfaat.

4 komentar untuk "7 Syarat Top Up Pinjaman KUR BRI"

  1. kenyataannya lain pak kalau mau top up harus sudah setor minimal 28 kali kalau setoran 3 tahun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Begitu yg sy rasakan TDK,sesuai dengan yg di atas,tolong pemimpin BRI untuk di mudahkan,apalagi selama ini lancar, tolong di infokan ke mantri untuk TDK di persulit

      Hapus
  2. Klu hitungan kur bri sy SDH setahun tp karna pandemi sy d kenakan penangguhan yg sy tanya kan ap bisa sy tup up kembali karna sy butuh dana buat usaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. di tahun 2021 ini BRI karena pandemi BRI memberikan keringanan.. Silahkan datang ke BRI terdekat dulu untuk konsulitasi lebih lanjut mengenai top up

      Hapus

Posting Komentar