Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Syarat Pengajuan KPR BRI 2021 (Jenis , Bunga, Biaya & Cara Pengajuan)

Syarat pengajuan KPR BRI tergantung dari jenis KPR yang akan diambil nasabah. Ada dua jenis KPR yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk mengambil KPR rumah, yaitu KPR bersubsidi dan KPR non subsidi. Nah, apa perbedaan antara KPR bersubsidi dan non subsidi? Apa saja persyaratannya? dan berapa suku bunganya? Semuanya akan kita kupas tuntas di artikel kali ini.

Syarat Pengajuan KPR BRI

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa persyaratan KPR BRI tergantung dari jenis KPR yang akan diambil oleh nasabah. Oleh karena itu, mari kita bahas dulu apa perbedaan antara KPR subsidi dari Pemerintah dan KPR Non Subsidi.

Syarat Pengajuan KPR BRI

KPR BRI Subsidi

KPR BRI bersubsidi adalah jenis KPR yang ditujukan bagi masyarakat dengan penghasilan rendah (MBR). KPR ini berlaku untuk kredit rumah baru maupun bekas dengan limit yang telah ditentukan. Suku bunga yang diberikan kompetitif dan cukup terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan pas-pasan.

KPR BRI Non Subsidi

KPR BRI Non Subsidi ditujukan bagi masyarakat dengan penghasilan yang lebih besar dibandingkan dengan masyarakat dengan berpenghasilan rendah (MBR). Sama seperti KPR bersubsidi, jenis KPR BRI ini juga berlaku untuk kredit rumah baru maupun bekas dengan bunga fixed dan mengambang (floating). 

Mengenai perbedaan suku bunga KPR BRI subsidi dan non subsidi, berikut ini adalah penjelasannya !

Bunga KPR BRI 2021

BRI memberikan dua ketentuan mengenai suku bunga KPR BRI, yaitu bunga fixed dan mengambang (floating) dengan tenor hingga 20 tahun.

Berikut adalah penjelasannya !

  • Suku Bunga KPR BRI Subsidi : 5% sampai dengan tenor selesai
  • Suku Bunga KPR BRI Non Subsidi :  6,5% (fixed 1 tahun pertama) dan 9,5% (fixed 3 tahun pertama). Selanjutnya berlaku bunga floating (mengambang) sesuai dengan kebijakan Bank Indonesia.

Syarat KPR BRI 

Secara umum syarat KPR BRI untuk KPR subsidi maupun non subsidi hampir sama. Yang membedakan adalah dokumen yang harus dilampirkan oleh calon nasabah. 

Mengenai berapa minimal penghasilan per bulan agar bisa mengajukan KPR, setidaknya calon nasabah harus memiliki penghasilan minimal Rp 3 juta/bulan.

Berikut ini adalah syarat mengajukan KPR BRI yang harus dipenuhi oleh calon nasabah :

  1. Warga Negara Indonesia 
  2. Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  3. Memiliki rekening BRI (bersedia membuka rekening BRI|)
  4. Tempat tinggal/lokasi kerja/usaha/praktik calon nasabah berada di kota/kabupaten kantor cabang/kantor cabang pembantu berada
  5. Mengisi formulir pengajuan KPR BRI
  6. Calon nasabah mempertimbangkan jumlah angsuran rumah 
  7. Calon nasabah bersedia diwawancarai oleh pihak BRI 
  8. Bersedia membayar DP (Down Payment) sebagai pembayaran awal KPR
  9. Melampirkan dokumen pengajuan KPR BRI

Selanjutnya berikut ini adalah dokumen pengajuan KPR BRI, baik subsidi maupun non subsidi yang perlu dipersiapkan :

Dokumen Pengajuan KPR Non Subsidi BRI

  1. e-KTP
  2. Kartu Keluarga (KK)
  3. NPWP
  4. Pas foto terbaru calon nasabah suami dan istri (jika sudah menikah)
  5. Surat keterangan gaji

Sedangkan bagi pemohon KPR BRI subsidi perlu menambahkan dokumen berikut ini :

Dokumen Pengajuan KPR Subsidi BRI

  1. Fotokopi SK terakhir pegawai tetap
  2. Slip gaji/surat keterangan gaji bulanan
  3. Surat keterangan atau rekomendasi dari perusahaan jika diperlukan
  4. Surat permohonan KPR
Agar lebih jelas, berikut ini saya buatkan tabel dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan oleh nasabah untuk pengajuan KPR BRI sesuai dengan tipe nasabah.

Dokumen Karyawan   Wirausaha   Profesional
Mengisi Formulir Pengajuan
Fotokopi e-KTP/KK/Surat Nikah/cerai
Pas foto terbaru suami/istri (jika sudah menikah)
Fotokopi slip gaji X X
Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai Tetap X X
Fotokopi NPWP
Fotokopi SPT Pph Ps.21
Fotokopi Tabungan/Giro di BRI/Bank Lain 3 bulan terakhir
Fotokopi Akta Pendirian Usaha/SIUP/TDP/SITU X X
Fotokopi SHM/SHGB/IMB X
Fotokopi Izin Praktik X X

Setelah memahami apa saja persyaratan yang perlu dipersiapkan, selanjutnya pahami dulu bagaimana prosedur atau cara mengajukan KPR BRI.

Cara Mengajukan KPR BRI 2021

  1. Datang ke kantor cabang BRI terdekat dengan membawa persyaratan di atas
  2. Ambil antrian untuk bertemu dengan Customer Service BRI
  3. Jika nomor antrian sudah dipanggil segera temui Customer Service BRI dan sampaikan jika Anda ingin mengajukan KPR BRI
  4. Customer Service akan menjelaskan produk KPR BRI  (Subsidi dan Non Subsidi) beserta persyaratannya
  5. Jika persyaratan yang dibawa sudah terpenuhi, maka selanjutnya tinggal mengisi formulir pengajuan KPR sesuai dengan jenis KPR yang akan diambil
  6. Jika pengajuan sudah diproses, selanjutnya Anda akan disurvey apakah layak untuk mendapatkan pinjaman BRI atau tidak
  7. Jika pengajuan disetujui, dana KPR akan ditransfer ke rekening yang telah terdaftar
  8. Selanjutnya nasabah tinggal melakukan cicilan setiap bulan dengan ketentuan yang berlaku
NB : Pengajuan KPR wajib melakukan DP minimal 10% dari pinjaman

Perlu diketahui bahwa pembayaran cicilan KPR dapat dilakukan secara autodebet melalui rekening yang telah terdaftar. Di samping itu, nasabah juga akan mendapatkan asuransi jika pengajuan kredit KPR disetujui.

Biaya Pengajuan KPR BRI 2021

  1. Nasabah wajib membayar biaya provisi 1% dari total pinjaman 
  2. Nasabah wajib membayar biaya administrasi 0,1% dari total pinjaman yang telah disetujui oleh bank 
  3. Nasabah wajib membayar biaya asuransi 
  4. Nasabah wajib membayar biaya akad

Keunggulan KPR BRI 2021

  1. Proses pengajuan kredit mudah dan cepat
  2. Tenor atau jangka waktu kredit hingga 20 tahun
  3. Suku bunga kompetitif sehingga tidak memberatkan nasabah
  4. Nasabah dapat memilih jangka waktu pinjaman sesuai dengan kemampuan
  5. DP (Down Payment) mulai dari 10% dari jumlah pinjaman KPR
  6. KPR bisa berupa rumah tempat tinggal (baru/bekas), ruko, apartemen, rukan atau bahkan renovasi
  7. Pembayaran cicilan dapat dilakukan dengan AFT (Automatic Found Transfer) atau AGF (Automatic Grab Fund)
  8. Terdapat asuransi jiwa serta asuransi kerugian jika terjadi kebakaran selama cicilan

Syarat KPR Rumah Second Bank BRI

Pada dasarnya syarat KPR BRI untuk rumah second atau bekas sama saja dengan rumah baru. Hanya saja untuk pembelian rumah second, calon pembeli harus melakukan pembayaran uang muka mulai dari 5% yang diberikan kepada penjual atau pemilik rumah sebelumnya. Selanjutnya sisanya dibiayai menggunakan KPR BRI.

Tanya Jawab Seputar KPR BRI

Berapa lama proses pengajuan KPR BRI?

Proses pengajuan KPR BRI sebenarnya cukup mudah asalkan dokumen lengkap dan dapat dipertangungjawabkan. Hanya saja proses pencairan bisa sampai 1 bulan tergantung dari pihak BRI.

Bunga KPR BRI berapa?

  • Bunga KPR BRI Subsidi : 5% sampai tenor selesai
  • Bunga KPR BRI Non Subsidi :  6,5% (fixed 1 tahun pertama) dan 9,5% (fixed 3 tahun pertama). Selanjutnya berlaku bunga floating (mengambang) sesuai kebijakan Bank Indonesia

Kesimpulan

Syarat KPR rumah BRI tergantung dari jenis KPR yang akan diambil oleh nasabah. Ada dua jenis KPR BRI yang bisa menjadi pilihan, yaitu KPR BRI subsidi dan Non Subsidi. KPR BRI subsidi ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sedangkan KPR Non Subsidi ditujukan bagi masyarakat yang dianggap "mampu". 

Dari kedua jenis KPR tersebut memiliki suku bunga yang berbeda. 5% bagi KPR subsidi, sedangkan non subsidi memiliki suku bunga  6,5% (fixed 1 tahun pertama) dan 9,5% (fixed 3 tahun pertama). Kemudian dilanjutkan dengan bunga mengambang mengikuti kebijakan dari bank Indonesia (BI).

Selain bunga ringan, pinjaman KPR BRI juga bisa diangsur hingga 20 tahun dengan DP minimal 10% dari total pinjaman. Lumayan ringan kan? hehe

Kabar baiknya, pinjaman bank BRI juga bisa melakukan take over pinjaman bank BRI ke bank lain dengan biaya yang cukup ringan.

Demikian informasi mengenai apa saja syarat pengajuan KPR BRI 2021, semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Syarat Pengajuan KPR BRI 2021 (Jenis , Bunga, Biaya & Cara Pengajuan)"